Manokwari, TP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) akan segera menggelar Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Pegaf hasil pemilihan 9 Desember 2020 lalu.
Pelaksanaan Rapat Pleno Penetapan pasangan Yosias Saroi dan Marinus Mandacan (YosMar) sebagai bupati dan wakil bupati Pegaf terpilih periode 2020-2025 dilaksanakan sejalan dengan sudah diterimanya Surat Keputusan (SK) KPU RI tentang penetapan calon kepala daerah hasil Pilkada 9 Desember 2020 lalu oleh KPU Pegaf.
Komisioner KPU Pegaf Divisi Teknis dan Penyelanggara, Yosak Saroi mengatakan, SK penetapan pasangan calon terpilih dari KPU RI sudah turun dan diterima pihaknya, sehingga rapat pleno penetapan akan segera dilakukan.

“SK KPU RI keluar tanggal 19 dan kita terima tanggal 20 Januari 2020, sehingga kita akan segera melakukan rapat pleno, namun untuk lebih jelasnya coba konfirmasi ke Ketua KPU,” ujar Saroi kepada Tabura Pos di Wosi, Jumat (22/1).
Ketua KPU Kabupaten Pegaf, Hery Towansiba turut membenarkan apabila pihaknya sudah menerima SK Penetapan Pasangan Calon Terpilih Pemilihan Serentak Tahun 2020 dari KPU RI.
“Memang SK penetapan calon bupati dan wakil bupati terpilih Pilkada 2020 dari KPU RI dengan Nomor 60, sudah kita terima tanggal 20 Januari 2020,” aku Towansiba kepada Tabura Pos saat dikonfirmasi via teleponnya, Jumat (22/1).
Dijelaskan Towansiba, setelah menerima SK dari KPU RI, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama pimpinan KPU Provinsi Papua Barat, untuk membahas pelaksanaan Rapat Pleno Penetapan dimaksud.
Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan hasil koordinasi bersama pimpinan KPU Provinsi Papua Barat, Rapat Pleno Penetapan bupati dan wakil bupati terpilih hasil pemilihan 9 Desember 2020 di Kabupaten Pegaf, akan dilaksanakan pada Sabtu, 23 Januari 2020 atau hari ini.
“Pimpinan KPU Provinsi Papua Barat sudah mengundang kami mengkoordinasi dan memerintahkan kami KPU Pegunungan Arfak untuk segera melaksanakan Rapat Pleno Penetepan calon bupati dan wakil bupati terpilih hari Sabtu besok hari. Rencananya pelaksanaannya di Aula Kantor DPRD Pegaf,” sebut Towansiba.
Towansiba menambahkan, Rapat Pleno Penetapan calon bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Pegaf periode 2020-2025, harus segera dilaksanakan, karena dalam SK KPU RI Nomor 60/Pl.02.7-SD/03/KPU/1/2021, ditetapkan batas waktu penetapan selama lima hari sejak dikeluarkannya SK tersebut.
“SK KPU RI keluarnya tanggal 19 Januari 2020 dan terhitung lima hari, sehingga berkakhir pada Minggu 24 Januari 2020, sehingga rapat pleno ditetapan harus dilaksanakan besok, dan tidak bisa dilaksanakan hari lain,” ungkap Towansiba.
Lebih lanjut diungkapkannya, selain mengejar waktu dari SK KPU RI tersebut, alasan lain rapat pleno penetapan harus dilaksanakan besok hari, karena pimpinan KPU Provinsi Papua Barat, akan berangkat ke Jakarta untuk mendampingi para Ketua KPU kabupaten dan kota di Papua Barat, yang sedang bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
“Sejauh ini kita masih koordinasi dengan Pemerintah Daerah Pegunungan Arfak tentang kesiapan pelaksanaan rapat pleno besok,” pungkasnya.
Untuk diketahui, SK KPU RI Nomor: 60/PL.02.7-SD/KPU/1/2021 tertanggal 19 Januari 2020 tersebut ditandatangi oleh Plt, Ketua KPU RI, Ilham Saputra. [SDR-R4]