Manokwari, TP – Meluapnya air dari drainase yang tersumbat di beberapa titik di dalam Kota Manokwari, rupanya masih menjadi persoalan yang harus mendapatkan perhatian.
Berdasarkan pantauan Tabura Pos, ada beberapa titik ruas jalan yang digenangi air yang meluap dari drainase, seperti di depan Kantor Pos Kota, Jl. Merdeka tepatnta di perempatan lampu merah PM, pertigaan Makalauw, dan beberapa titik lainnya.
Seorang warga yang ditemui Tabura Pos di seputaran Kantor Pos Kota, Anton, belum lama ini menilai, meluapnya air dari drainase, tidak terlepas dari perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan, sehingga menyebabkan drainase tersumbat.
“Saya menilai kesadaran warga Manokwari untuk buang tidak buang sampah ke drainase atau membuang sampah pada tempatnya masih rendah, sehingga bilan hujan, sampah-sampah yang di drainase akan bertumpuk disatu titik, sehingga air akan meluap,” ujar Anton.
Menurut Anton, kejadian tersebut akan terus terjadi di Manokwari selagi warga belum sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan.
“Kejadian ini akan terus terjadi di Manokwari selagi kesadaran warga mash rendah dan tidak adanya tindakan dan ketegasan pemerintah kabupaten Manokwari, untuk menanggulangi sampah dan drainase yang tersumbat,” ujar Anton.
Berdasarkan Pantauan Tabura Pos, beberapa waktu lalu, tidak semua warga di Manokwari tidak peduli dengan kondisi sampah di drainase.
Sebagian warga di Swapen Perkebunan secara gotong royong membersihkan sampah yang tersumbat di drainase, namun sampah yang dikeluarkan belum diangkut oleh dinas teknis. [CR46-R4]